Berita buruk untuk Samsung, karena kini, produk terpopulernya Samsung Galaxy Tab 10.1 dilarang dijual di Jerman. Hal itu setelah pengadilan Jerman mengabulkan injungsi yang diajukan Apple, yang melarang Samsung untuk menjual tablet 10.1 incinya di negara tersebut.
Hakim Johanna Bruecker-Hoffmann setuju dengan Apple yang mengatakan bahwa desain tablet Galaxy Tab terbaru itu secara keseluruhan sangat mirip dengan iPad. Hakim juga menekankan bahwa Samsung tidak menjaga 'jarak' yang cukup dari desain iPad Apple.
Dengan keluarnya injungsi ini, entah berapa kerugian yang akan diderita Samsung hanya karena satu negara melarang produk andalannya dijual di sana. Neil Mawston, seorang analis memprediksikan bahwa penjualan tablet di Jerman dapat mencapai 2,4 juta unit untuk tahun ini saja, meningkat 0,6 juta dari tahun sebelumnya, menjadikan Jerman pasar terbesar ketiga untuk produk tablet, setelah Inggris dan Perancis. Ini benar-benar sebuah tamparan yang menyakitkan untuk Samsung.
Tidak jelas apakah injungsi ini berlaku untuk selamanya, atau sampai Samsung mau mengakui dan menerima putusan yang secara tidak langsung mengatakan bahwa perusahaan Korea Selatan itu sudah 'meniru' desain iPad, dan dengan berbesar hati mengubah desain tablet Galaxy Tab-nya. Untuk saat ini Samsung masih mengajukan banding.
Keputusan itu "sangat membatasi pilihan konsumen di Jerman" dan "membatasi kemajuan dan inovasi desain dalam industri ini," kata Samsung melalui pernyataan e-mail setelah putusan itu dikeluarkan.
Hakim Johanna Bruecker-Hoffmann setuju dengan Apple yang mengatakan bahwa desain tablet Galaxy Tab terbaru itu secara keseluruhan sangat mirip dengan iPad. Hakim juga menekankan bahwa Samsung tidak menjaga 'jarak' yang cukup dari desain iPad Apple.
Dengan keluarnya injungsi ini, entah berapa kerugian yang akan diderita Samsung hanya karena satu negara melarang produk andalannya dijual di sana. Neil Mawston, seorang analis memprediksikan bahwa penjualan tablet di Jerman dapat mencapai 2,4 juta unit untuk tahun ini saja, meningkat 0,6 juta dari tahun sebelumnya, menjadikan Jerman pasar terbesar ketiga untuk produk tablet, setelah Inggris dan Perancis. Ini benar-benar sebuah tamparan yang menyakitkan untuk Samsung.
Tidak jelas apakah injungsi ini berlaku untuk selamanya, atau sampai Samsung mau mengakui dan menerima putusan yang secara tidak langsung mengatakan bahwa perusahaan Korea Selatan itu sudah 'meniru' desain iPad, dan dengan berbesar hati mengubah desain tablet Galaxy Tab-nya. Untuk saat ini Samsung masih mengajukan banding.
Keputusan itu "sangat membatasi pilihan konsumen di Jerman" dan "membatasi kemajuan dan inovasi desain dalam industri ini," kata Samsung melalui pernyataan e-mail setelah putusan itu dikeluarkan.
Oleh: Sarah A. Christie
Sumber: Berita Terbaru

0 komentar:
Posting Komentar